Jumat, 30 Agustus 2013

Dua sisi sayur-sayuran- BAWANG MERAH

Dunia selalu memiliki dua sisi yang berbeda. Ada terang ada gelap, ada baik ada buruk, ada hitam ada putih, ada positip ada negatip. Begitu juga dengan sayur-sayuran. Sebagian orang beranggapan sayur-sayuran itu selalu sehat, ternyata belum tentu.

Sayur-sayuran selain mengandung zat gisi yang bermanfaat, pada sayuran tertentu bisa mengandung zat lain yang merugikan tubuh. Merugikan jika dikonsumsi berlebihan atau pada saat menderita sakit. Bagi orang sehat semua jenis sayuran baik untuk dikonsumsi tetapi tidak demikian bagi orang sakit, walau sayuran itu baik untuk kesehatan. Jadi tergantung kondisi kesehatan masing-masing orang, komponen gisi sayuran, cara pengolahan sayuran, kombinasi dengan sayuran lain.

Berikut beberapa contoh dua sisi sayuran.

BAWANG MERAH

Bawang merah menjadi bumbu utama masakan Indonesia, baik masakan bersantan atau tidak bersantan. Bawang merah mempunyai aroma yang tajam karena mengandung Belerang, minyak atsiri yang cukup besar dibanding jenis bawang yang lain.  

Bawang merah mengandung allisin, diallyl sulfide yang berguna untuk menurunkan tekanan darah, kadar gula, kadar kolesterol dalam darah dan sekaligus sebagai antibiotik.

Manfaat bawang merah :
1. Meredakan demam
Bawang merah bersifat antipiretik yang secaracepat menurunkan suhu tubuh. Ingat jaman dulu, bawang merah diparut + minyak kelapa trus di "kothok" dipanaskan diatas api kemudian setelah dingin dibalurkan diseluruh tubuh atau di ubun-ubun anak-anak atau bayi yang badannya panas.

2. Anti inflamasi dan anti alergi
Senyawa aktif quercitin pada bawang mencegah menghambat inflamasi yaitu mencegah peradangan dan antihistamin yang mencegah alergi.

3. Anti kanker
Selain itu quercitin juga menghambat perkembangan sel kanker kulit dan kanker prostat (penelitian di British Journal Cancer) sampai 90% dalam waktu 48 jam

4. Melancarkan dahak dan anti kuman
Bawang merah juga sebagai expektoran (pelancar dahak).Jika anda batuk cobalah makan bawang merah mentah. Selain itu juga berperan menghambat kuman penyebab TBC.

5. Menghambat virus influensa tipe I
Virus ini sulit disembuhkan dengan antibiotik karena mudah sekali bermutasi menjadi strain baru yang kebal. Selain itu virus mudah menular. Karena itu jika anda sedang flu, cobalah mengkonsumsi bawang merah. Khasiat bawang merah mentah lebih baik dibanding yang digoreng.

Selain bermanfaat ternyata bawang merah punya sisi negatip.
1. Mengganggu suasana lambung
Jika pencernaan terganggu dan mental sedang tegang, mengkonsumsi bawang merah dalam jumlah banyak akan memperburuk keadaan.

2. Hati-hati untuk penderita Tekanan darah rendah
Penderita anemia jangan mengkonsumsi dalam jumlah banyak, karena bawang merah menurunkan tekanan darah.

3. Menyebabkan bau mulut
Biasanya setelah mengkonsumsi bawang merah, mulut menjadi tidak sedap. Untuk mengatasinya silahkan mengulum gula pasir atau makan emping atau minum teh pahit.

Pustaka
Lingga, L. 2010. Cerdas Memilih Sayuran. 418 hal

Kamis, 29 Agustus 2013

Sisi Lain Makanan Awetan Dan Siap Saji

Jaman sekarang bertebaran segala jenis makanan siap saji, makanan yang diawetkan. Sejak anak-anak lahir, sudah dikenalkan pada jenis makanan ini. Apalagi saat mulai sekolah. Disekolah pedagang bebas menjual segala jenis snack/makanan yang tidak bisa dikontrol kebersihan dan kesehatannya. Dengan alasan berbagi rejeki, banyak sekolah tidak membatasi pedagang. Anak-anak yang jadi korban.


Tahukah anda bahwa makanan awetan, siap saji selain rasanya yang enak dan menarik tersimpan bom yang suatu saat bisa meletus?
Makanan modern mempunyai ciri kandungan lemak yang tinggi juga zat aditif diluar toleransi. Hal ini bisa melukai usus (diversiculitis) dan mempunyai resiko yang lebih besar terkena kanker usus atau penyakit usus yang lain. Untuk mencegahnya, makanlah makanan yang berserat. Karena di dalam usus,serat makanan tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan sehingga akan utuh dan dapat mengikat sampah makanan.
Sumber : Lanny Lingga

Minggu, 25 Agustus 2013

ESTROGEN Hormon Wanita

Estrogen adalah hormon yang memainkan peran kunci dalam perkembangan organ dan sistem reproduksi wanita.
Estrogen juga bertanggung jawab untuk gejala yang diderita selama menopause. Secara keseluruhan, estrogen merupakan komponen penting dari kehidupan setiap wanita.

Jenis Estrogen
Estrogen adalah kelompok hormon steroid yang berasal dari kolesterol. Ada tiga jenis estrogen yaitu estradiol, estrone, dan estriol.
Menariknya, testosteron atau hormon reproduksi laki-laki merupakan perantara dalam sintesis estrogen. Keduanya juga memiliki struktur yang cukup mirip.
Sedang perbedaan diantara keduanya adalah testosteron memiliki tambahan rantai metil.
Hormon steroid seperti estrogen dapat berdifusi bebas melalui membran plasma.

Perkembangan Reproduksi Wanita
Estrogen bertanggung jawab untuk perkembangan reproduksi wanita terutama selama masa pubertas.
Estrogen bertanggung jawab untuk mempercepat pertumbuhan tubuh wanita, dan kemudian berperan mengembangkan rahim, ovarium, dan sistem reproduksi lain sehingga tubuh siap untuk mendukung kehamilan.
Estrogen juga berperan membantu perkembangan dan pembesaran payudara, meningkatkan timbunan lemak di lapisan subkutan, membantu perkembangan panggul, pertumbuhan rambut ketiak dan kemaluan, serta berbagai fungsi metabolik lainnya.

Siklus Menstruasi
Antara masa pubertas dan menopause, tubuh wanita akan mengalami siklus menstruasi.
Perubahan tingkat estrogen (naik dan turun) memainkan peran kunci dalam siklus ini.
Pada awal siklus, follicle stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormon (LH) merangsang folikel dalam ovarium untuk mulai memproduksi estrogen, yang ujungnya menghambat pelepasan FSH dan LH dari kelenjar hipofisis.
Pada konsentrasi kritis, estrogen lantas merangsang pelepasan cadangan FSH dan LH, sehingga kadar kedua hormon yang tiba-tiba meningkat akan merangsang terjadinya ovulasi atau pelepasan telur dari folikel.
Pada akhir siklus, saat kadar FSH dan LH turun, tingkat estrogen juga menurun dan memicu menstruasi jika sel telur belum dibuahi.

Efek Samping Estrogen
Meskipun estrogen memberikan manfaat positif bagi wanita, bentuk-bentuk tertentu dari kanker payudara menggunakan estrogen sebagai hormon pertumbuhan.
Perawatan terhadap jenis kanker jenis ini difokuskan untuk memperlambat produksi estrogen.

Terapi Sulih Hormon
Selama menopause, tubuh wanita berhenti memproduksi progesteron dan menghasilkan sedikit estrogen, yang menjadi penyebab berhentinya siklus menstruasi.
Berhentinya produksi hormon juga menyebabkan gejala lain seperti osteoporosis, berkeringat pada malam hari, hot flashes, gatal-gatal, dan kekeringan pada alat kelamin, serta mengakibatkan rasa sakit selama hubungan intim.
Terapi sulih hormon pada mulanya menjadi solusi populer bagi wanita yang menderita gejala yang disebabkan ketidakseimbangan estrogen.
Akan tetapi sebuah penelitian pada tahun 2002 menunjukkan bahwa terapi sulih hormon dapat meningkatkan risiko gangguan jantung dan kanker payudara.

Nah bagi yang tidak ingin cepat-cepat kedatangan menopause, coba ini deh...Ladyfem

PUSTAKA
1.  http://www.amazine.co

4 TANDA GEJALA MENOPAUSE



Menopause merupakan bagian normal dari proses penuaan semua perempuan.
Menopause didefinisikan sebagai akhir dari siklus menstruasi secara permanen dan hilangnya fungsi ovarium.
Beberapa perempuan mungkin akan mengalami menopause lebih awal karena prosedur kesehatan, misalnya histerektomi.
Menurut data dari North American Menopause Society, di AS usia rata-rata perempuan yang mencapai menopause adalah sekitar 51 tahun.
Di Amerika, setiap hari hampir 6.000 perempuan mencapai usia menopause.

Berikut adalah beberapa tanda dan gejala yang menunjukkan awal menopause, yaitu:

1. Periode Menstruasi Mulai Berkurang
Seorang perempuan dianggap sudah mencapai menopause jika selama 12 bulan tidak mengalami menstruasi sejak tanggal dia mengalami periode menstruasi terakhir.
Periode menstruasi yang tidak teratur sampai benar-benar berakhirnya menstruasi merupakan tanda yang paling jelas seorang perempuan telah mencapai masa menopause, terutama jika dia sudah berusia di atas 50 tahun.
Tidak ada patokan waktu yang pasti kapan periode terakhir menstruasi akan terjadi, tapi dengan mencatat siklus menstruasi dapat membantu menentukan kapan periode menstruasi mulai tidak teratur.

2. Hot Flashes
Salah satu gejala menopause yang mungkin paling terkenal adalah hot flashes. Hot flashes terjadi karena perubahan hormonal yang menyebabkan pembuluh darah melebar dalam upaya untuk mendinginkan tubuh.
Kebanyakan wanita kulitnya menjadi memerah atau berkeringat selama hot flashes. Kondisi ini dapat menyebabkan denyut jantung meningkat.
Hot flashes adalah kondisi yang normal dan dapat dikontrol dengan berolahraga secara teratur dan menghindari alkohol, kafein, serta makanan pedas. Merokok juga dapat meningkatkan keparahan gejala hot flashes.
Terapi sulih hormon (TSH) sering digunakan untuk mengobati perempuan dengan hot flashes parah, meskipun tahun 2002 Women’s Health Study menemukan bahwa TSH dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan kanker payudara.
Konsultasikan dengan dokter untuk memutuskan perawatan yang tepat untuk mengatasi masalah ini.

3. Insomnia dan Gangguan Tidur Lain
Insomnia atau gangguan tidur lainnya merupakan tanda dan gejala yang sering terjadi pada awal menopause.
Sebagian perempuan sering terbangun di malam hari karena berkeringat terlalu banyak atau hot flashes, sementara sebagian yang lain mengalami kesulitan untuk tidur.
Beberapa hal yang direkomendasikan untuk menangani masalah insomnia pada perempuan menopause adalah dengan menghindari konsumsi kafein dan melakukan latihan atau teknik relaksasi.

4. Mudah Marah dan Perubahan Mood (Mood Swings)
Banyak perempuan yang mengalami perubahan mood atau mudah marah sebelum dan selama menopause.
Para peneliti belum bisa menentukan dengan pasti pemicu dari gangguan mood ini, meskipun diyakini perubahan kadar hormon memiliki peran.
Sebagian perempuan mungkin jadi lebih sensitif atau mudah tersinggung karena mengalami gangguan tidur atau insomnia sehingga sulit tidur nyenyak.
Diperkirakan sekitar 20 persen perempuan melaporkan mengalami depresi atau mudah tersinggung ketika menopause. Gejala ini mungkin akan lebih parah pada perempuan yang ketika muda mengalami masalah mood saat PMS.

Tingkat Keparahan Gejala
Setiap perempuan akan mengalami pengalaman menopause yang berbeda, beberapa diantaranya mungkin tidak mengalami gejala yang mengganggu.
Di sisi lain, beberapa perempuan mengalami gejala yang cukup parah, seperti hot flashes dan insomnia. Penelitian yang dilakukan oleh the North American Menopause Society menunjukkan bahwa 80 persen perempuan menopause yang mengikuti survei tidak mengalami penurunan kualitas hidup. Menopause dapat diperlambat dengan produk herbal  LadyFem

PUSTAKA